Nasional

Bupati Tanggamus Tinjau PUGAR Bantuan Turki, Limau Disiapkan Jadi Sentra Garam Baru

Admin Diperbarui 22:44 2 menit membaca
Ukuran Teks:

Benteng Fakta (Tanggamus) – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mendorong penguatan ekonomi berbasis pesisir. Hal ini terlihat dari langkah Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., yang turun langsung meninjau lokasi pengembangan Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) di Pekon Tanjung Jaya, Kecamatan Limau, Selasa (28/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi jajaran pejabat daerah, mulai dari para asisten Sekretariat Daerah hingga Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan. Peninjauan ini menjadi bagian dari keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan program berjalan tepat sasaran.

Program PUGAR yang akan dikembangkan di wilayah pesisir Limau ini merupakan bantuan dari Pemerintah Turki. Kehadirannya diharapkan mampu mengubah wajah ekonomi masyarakat pesisir dengan memaksimalkan potensi alam yang selama ini belum tergarap optimal.

Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa pembangunan sentra garam rakyat bukan sekadar proyek biasa, melainkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi pesisir yang kita miliki harus memberikan nilai tambah. Program ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, sekaligus mendukung kebutuhan garam sektor perikanan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan sentra garam ini nantinya tidak hanya menyasar peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal, khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Lebih jauh, pengembangan garam rakyat ini juga sejalan dengan program nasional dalam mewujudkan swasembada garam. Pemerintah Kabupaten Tanggamus pun optimistis dapat mengambil peran dalam target tersebut.

“Harapan kita, program ini berjalan optimal dan Tanggamus bisa ikut berkontribusi dalam swasembada garam nasional,” tambahnya.

Dengan dukungan internasional dan komitmen pemerintah daerah, pesisir Limau kini diproyeksikan menjadi salah satu sentra garam baru di Provinsi Lampung—sebuah langkah nyata menuju kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal. (Red)

Tinggalkan komentar