Benteng Fakta (Tanggamus) — Semangat kemerdekaan sekaligus apresiasi terhadap keberanian petugas mewarnai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung, Senin (17/8/2026).
Upacara yang digelar di lapangan Lapas Kotaagung tersebut diikuti jajaran pegawai, warga binaan, serta peserta magang. Suasana berlangsung khidmat dan tertib, dengan semangat merah putih yang terasa kuat di lingkungan Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Kotaagung, Ruh Harijadi, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme dan pengabdian dalam menjalankan tugas.
Namun, momentum HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi lebih istimewa. Di sela upacara, tiga pegawai Lapas Kotaagung menerima penghargaan atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas.
Ketiga pegawai tersebut yakni Tahril Jaya, Tinto Dwi Nata dan Wahyu Teja Kusuma.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kewaspadaan, keberanian dan ketegasan ketiganya dalam menjalankan tugas sekaligus menjaga Lapas Kotaagung dari ancaman peredaran narkoba.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi pesan tegas bahwa perang terhadap narkoba di lingkungan Pemasyarakatan bukan sekadar slogan. Ketelitian petugas dalam menjalankan pengawasan menjadi salah satu benteng utama untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam Lapas.
Di tengah peringatan kemerdekaan, penghargaan itu juga menjadi bentuk penghormatan terhadap petugas yang berani mengambil peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Semangat kemerdekaan di Lapas Kotaagung diharapkan tidak berhenti pada seremoni. Nilai perjuangan, disiplin dan pengabdian harus diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, termasuk menjaga integritas dan memastikan lingkungan Lapas tetap aman dari narkoba.
Dengan momentum HUT ke-81 RI, Lapas Kotaagung meneguhkan kembali komitmennya untuk membangun Pemasyarakatan yang bersih, berintegritas, profesional dan bebas dari peredaran narkoba.
Penghargaan kepada tiga petugas tersebut pun menjadi simbol bahwa keberanian menjaga marwah institusi dan keselamatan lingkungan Pemasyarakatan layak mendapatkan apresiasi.(Red)