Tantangan Adopsi Massal dan Kompatibilitas Sistem
Meski menawarkan lompatan performa yang revolusioner, para pengamat teknologi mengingatkan bahwa adopsi massal di industri tidak akan terjadi dalam semalam. Masalah kompatibilitas perangkat lunak (software) menjadi tantangan terbesar saat ini.
Analis Teknologi dari Global Tech Insights menjelaskan bahwa sebagian besar sistem operasi dan aplikasi bisnis saat ini masih ditulis menggunakan logika komputer biner (0 dan 1), sedangkan komputer kuantum beroperasi menggunakan sistem qubits yang memiliki fleksibilitas logika jauh lebih kompleks.
“Komputasi kuantum portabel ini adalah gerbang menuju masa depan. Namun, industri membutuhkan waktu setidaknya 2 hingga 3 tahun untuk membangun ekosistem perangkat lunak, melatih para instruktur kode (coder), dan merombak arsitektur sistem komputasi awan (cloud) agar benar-benar selaras dengan arsitektur kuantum,” ungkapnya.