Nasional

Bupati Tanggamus Tegaskan Pakta Integritas APIP Bukan Seremoni, Pengawasan Diminta Berani Bertindak

Admin Diterbitkan 09:41 3 menit membaca
Ukuran Teks:

Benteng Fakta (Tanggamus) — Komitmen memperkuat pengawasan dan membangun pemerintahan yang bersih kembali ditegaskan Pemkab Tanggamus. Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah Kabupaten Tanggamus menandatangani Pakta Integritas APIP Tahun 2026, Kamis (13/8/2026).

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor Bupati Tanggamus dan disaksikan langsung Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bersama jajaran Asisten I, Asisten II dan Asisten III.

Turut hadir Inspektur Daerah Tanggamus Drs. Suhendar Zuber, M.Si., CGCAE., sekretaris, para Inspektur Pembantu (Irban), pejabat struktural, auditor, PPUPD, pejabat fungsional serta jajaran staf Inspektorat Daerah Kabupaten Tanggamus.

Pakta integritas tersebut memuat empat komitmen utama, yakni menjalankan tugas secara independen dan objektif, profesional dan akuntabel, menjaga kerahasiaan data serta informasi pengawasan, serta menjadi garda terdepan dalam mengawal budaya kerja JALAN LURUS.

Inspektur Daerah Tanggamus Suhendar Zuber mengatakan, penandatanganan pakta integritas merupakan bentuk kesungguhan jajaran APIP dalam menjalankan tugas pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus memperkuat pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Menurut Suhendar, komitmen tersebut sejalan dengan amanat UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

“Ini menjadi langkah krusial untuk menegaskan penolakan terhadap segala bentuk KKN serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja instansi,” ujar Suhendar.

Ia menegaskan, budaya kerja JALAN LURUS menjadi implementasi arahan Bupati Tanggamus agar jajaran Inspektorat tidak ragu menjalankan fungsi pengawasan dan berani bersikap tegas terhadap setiap potensi penyimpangan.

Suhendar menambahkan, komitmen tersebut lahir dari kesadaran bersama untuk menjaga marwah institusi, menghindari benturan kepentingan serta menolak segala bentuk gratifikasi.

“Yang kita bangun adalah kesadaran bersama. Ini bukan hanya karena perintah atau kewajiban, tetapi tumbuh dari komitmen masing-masing untuk menjaga integritas,” katanya.

Bupati Tanggamus Saleh Asnawi menegaskan, pakta integritas tidak boleh berhenti pada seremoni maupun tanda tangan di atas dokumen.

“Pakta integritas ini bukan hanya seremoni, tetapi harus betul-betul dipahami, dihayati dan dijalankan,” tegas Saleh.

Menurutnya, APIP memiliki posisi strategis sebagai mata dan telinga pemerintah daerah dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan. Fungsi pengawasan juga harus mampu menjadi sistem peringatan dini untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Karena itu, Bupati meminta jajaran APIP bekerja efektif, profesional dan objektif tanpa rasa takut maupun pilih kasih.

“Kalau memang dinilai tidak benar, harus diambil tindakan. Jangan takut untuk melakukan pengawasan,” ujarnya.

Saleh juga menegaskan komitmennya membangun pemerintahan yang bersih dan menolak praktik transaksional dalam birokrasi.

“Saya tidak pernah akan melayani kalau ada permainan uang. Niat saya tulus dan ikhlas untuk membangun Tanggamus,” tegasnya.

Bupati juga berkomitmen memperkuat dukungan terhadap fungsi pengawasan, termasuk melalui peningkatan dukungan anggaran bagi APIP secara bertahap sesuai ketentuan dan kemampuan keuangan daerah.

“Dukungan terhadap APIP akan terus kita tingkatkan setiap tahun agar fungsi pengawasan dapat berjalan semakin maksimal,” ungkapnya.

Penguatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan efektivitas pengawasan, memperkuat tindak lanjut hasil pemeriksaan maupun temuan, serta memastikan setiap rekomendasi pengawasan ditindaklanjuti secara serius oleh perangkat daerah.

Penandatanganan Pakta Integritas APIP Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai simbol komitmen, tetapi menjadi langkah nyata Pemkab Tanggamus dalam memperkuat pengawasan, mencegah penyimpangan dan mewujudkan pemerintahan yang bersih serta berintegritas.

Penandatanganan pakta integritas khusus jajaran APIP ini disebut menjadi langkah perdana yang dilaksanakan di Provinsi Lampung, sekaligus menandai komitmen Pemkab Tanggamus dalam memperkuat independensi dan integritas aparat pengawasan internal pemerintah. (Red)

Tinggalkan komentar