Nasional

Panen Perdana Bawang Putih Grade A Sukses, Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan dan Bidik Sentra Produksi Nasional

Admin Diterbitkan 14:24 3 menit membaca
Ukuran Teks:

Benteng Fakta (Tanggamus) – Kabupaten Tanggamus kembali mencatatkan langkah penting di sektor pertanian. Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menghadiri Panen Raya Perdana Bawang Putih Grade A hasil budidaya petani binaan Polres Tanggamus di Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu, Selasa (4/8/2026).

Panen raya tersebut menjadi bukti keberhasilan program budidaya bawang putih yang digagas Polres Tanggamus sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang lahirnya sentra produksi bawang putih di Kabupaten Tanggamus.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Agung Setyo Utomo, jajaran Kodim 0424/Tanggamus, Kejaksaan Negeri Tanggamus, PGE Ulubelu, para Pejabat Utama Polres Tanggamus, serta para Kapolsek jajaran.

Bupati juga didampingi Kepala Dinas Kominfo Tanggamus Suhartono, jajaran Dinas KPTPH, Dinas Koperindag, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tanggamus Hendra Ferry, Ketua Satgas Jalan Lurus Herwan Rozali, serta Tim Percepatan Pembangunan Daerah Amir Rahayu.

Program budidaya bawang putih tersebut dimulai pada April 2026 melalui kolaborasi Polres Tanggamus bersama kelompok tani di Pekon Datarajan. Berkat pendampingan intensif dari tim teknis Sembalun, Lombok Timur, tanaman berhasil dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan dengan kualitas Grade A.

Bupati Moh. Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polres Tanggamus dan para petani yang berhasil membuktikan bahwa wilayah Ulubelu memiliki potensi besar untuk menghasilkan bawang putih berkualitas.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Polres Tanggamus bersama kelompok tani yang telah membuktikan bahwa bawang putih dapat tumbuh dan menghasilkan panen yang sangat baik di Ulubelu. Ke depan, program ini akan terus kita tingkatkan,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Tanggamus telah menyiapkan perluasan lahan untuk mendukung pengembangan budidaya bawang putih secara berkelanjutan.

“Kita sudah siapkan beberapa hektare lahan untuk pengembangan berikutnya. Harapan kami, bawang putih dapat menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional,” katanya.

Menurut Bupati, keberhasilan panen ini memiliki arti strategis mengingat Indonesia masih mengimpor sekitar 541.400 ton bawang putih sepanjang tahun 2025. Karena itu, pengembangan budidaya bawang putih di Tanggamus diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata dalam mengurangi ketergantungan impor, mengoptimalkan lahan pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sementara itu, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko menegaskan bahwa panen perdana tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Ia menjelaskan, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan diolah menjadi kawasan budidaya bawang putih setelah melalui survei dan kajian di sejumlah lokasi potensial.

“Panen perdana ini menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan berikutnya. Kami akan memperbaiki pengolahan lahan, memperkuat pendampingan teknis, dan terus bekerja sama dengan instansi terkait agar budidaya bawang putih di Tanggamus semakin berkembang,” ujar Kapolres.

Keberhasilan panen perdana bawang putih Grade A ini menjadi optimisme baru bagi sektor pertanian Tanggamus. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Polri, dan para petani, Pekon Datarajan diharapkan mampu berkembang menjadi sentra produksi bawang putih unggulan yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ady)

Tinggalkan komentar