Nasional

Bupati Tanggamus Gandeng Perhiptani Bangkitkan Pertanian, Penyuluh Diminta Jadi Motor Penggerak Petani

Admin Diterbitkan 20:11 3 menit membaca
Ukuran Teks:

Benteng Fakta (Tanggamus) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan. Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., mengajak Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Tanggamus untuk memperkuat peran penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian.

Ajakan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran DPD Perhiptani Tanggamus di Ruang Rapat Bupati, Senin (3/8/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog, membahas strategi kolaborasi pemerintah daerah dengan para penyuluh guna meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat.

Bupati didampingi Asisten Administrasi Umum Jon Novri, Kepala BPKAD Afrida Susanti, perwakilan Dinas KPTPH, Kepala Bagian Kerja Sama yang diwakili Sefon Palauti, serta Robi Iskandar. Sementara rombongan Perhiptani dipimpin Ketua DPD Perhiptani Tanggamus, Imam Mashuda, bersama jajaran pengurus.

Dalam paparannya, Imam Mashuda mengungkapkan bahwa Perhiptani Tanggamus saat ini memiliki 126 anggota yang terdiri atas penyuluh pertanian PNS, PPPK, tenaga bantu, hingga penyuluh purnatugas. Menurutnya, penyuluh memiliki posisi strategis sebagai pendamping petani dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, seperti terbatasnya pelatihan, minimnya sarana dan prasarana, serta belum optimalnya pelaksanaan program demonstrasi plot (demplot) pertanian organik maupun lomba asah terampil petani.

“Kami ingin mengetahui mimpi besar Pak Bupati untuk Tanggamus agar kami dapat menyelaraskan langkah dan berkontribusi mewujudkannya. Kami optimistis potensi Tanggamus, mulai dari kopi, kakao, hortikultura hingga komoditas lainnya, mampu memberikan nilai tambah yang besar bagi daerah,” ujar Imam.

Menanggapi hal itu, Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian sangat bergantung pada kualitas pendampingan yang dilakukan para penyuluh.

“Produktif atau tidaknya petani sangat bergantung pada penyuluh pertanian. Kuncinya ada di Perhiptani. Karena itu saya berharap para penyuluh benar-benar menjadi teladan, membimbing, dan mendampingi petani dengan ilmu yang dimiliki,” tegas Bupati.

Menurutnya, Kabupaten Tanggamus dianugerahi potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari kopi robusta, kakao, cengkeh, lada, beras berkualitas hingga kekayaan perikanan Teluk Semaka. Potensi tersebut harus dioptimalkan melalui peningkatan produktivitas petani agar mampu menggerakkan perekonomian daerah.

“Kalau petani produktif, ekonomi daerah akan bergerak. Mari kita bekerja dengan niat yang tulus untuk memajukan petani dan membangun masa depan Tanggamus yang lebih sejahtera,” katanya.

Bupati juga mendorong Perhiptani untuk semakin aktif mengembangkan demplot pertanian sebagai media pembelajaran langsung bagi petani. Melalui demplot, berbagai inovasi dan teknologi pertanian diharapkan dapat diterapkan secara nyata sehingga mampu meningkatkan hasil produksi.

Audiensi ditutup dengan diskusi konstruktif mengenai berbagai peluang sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Perhiptani dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal mempererat kolaborasi demi mewujudkan pertanian Tanggamus yang semakin maju, modern, dan berdaya saing. (Red)

Tinggalkan komentar