Nasional

Sinergi Pemkab dan Polres Tanggamus, Datarajan Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih Grade A Nasional

Admin Diterbitkan 21:15 3 menit membaca
Ukuran Teks:

Benteng Fakta (Tanggamus) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan. Kali ini, Pemkab Tanggamus menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan budidaya bawang putih Grade A yang digagas Polres Tanggamus di Pekon Datarajan, Kecamatan Pulau Panggung.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., saat menerima audiensi jajaran Polres Tanggamus yang dipimpin Wakapolres Kompol Freddy Aprisa Putra, S.H., M.H., di Ruang Rapat Kantor Bupati Tanggamus, Rabu (29/7/2026).

Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus Hendra Wijaya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suhartono, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rahmat Hidayat, Kabag Ekobang Evi Silvia, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Sementara Wakapolres hadir bersama para Pejabat Utama Polres Tanggamus dan sejumlah kapolsek.

Dalam pemaparannya, Kompol Freddy menjelaskan bahwa program budidaya bawang putih di Datarajan telah memasuki masa panen perdana di lahan seluas satu hektare. Hasil panen mencapai sekitar 4–5 ton dengan kualitas Grade A, setelah mendapat pendampingan dari tim asistensi Sembalun, Lombok, serta Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Lampung.

“Hasilnya sangat bagus, masuk Grade A dengan ukuran umbi di atas standar. Panen pertama ini menghasilkan sekitar 4 sampai 5 ton dan seluruhnya diprioritaskan sebagai bibit pengembangan lahan berikutnya, bukan untuk diperjualbelikan,” ujar Kompol Freddy.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut mendapat perhatian pemerintah pusat setelah program ketahanan pangan Polri dipaparkan Kapolri di hadapan Presiden Republik Indonesia. Saat ini, Tanggamus bersama Lampung Barat menjadi daerah yang diprioritaskan dalam pengembangan bawang putih nasional.

Sebagai bentuk keseriusan, Polres Tanggamus juga telah mengirim perwakilan kelompok tani dan personel mengikuti bimbingan teknis budidaya bawang putih di Sembalun, Lombok, guna meningkatkan kapasitas petani lokal.

Menanggapi capaian tersebut, Bupati Moh. Saleh Asnawi memberikan apresiasi tinggi dan menilai kawasan Datarajan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi sentra bawang putih unggulan di Lampung.

“Kalau hasilnya sudah masuk Grade A, berarti lokasi yang dipilih memang sangat tepat. Kita akan dorong pengembangannya, bukan hanya satu hektare, tetapi diperluas sesuai potensi lahan yang tersedia,” kata Bupati.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Tanggamus siap menyiapkan lahan seluas 10 hingga 20 hektare untuk memperluas budidaya bawang putih apabila hasil yang dicapai tetap konsisten.

“Yang terpenting kualitas dan keberhasilannya tetap terjaga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kepastian pasar sebelum pengembangan dilakukan secara besar-besaran. Menurutnya, petani harus memiliki jaminan pemasaran agar semakin yakin membudidayakan bawang putih.

Menjawab hal tersebut, Wakapolres memastikan bahwa hasil produksi nantinya telah diproyeksikan memiliki pasar yang jelas melalui jaringan yang dibangun bersama tim pendamping dari Sembalun. Adapun panen perdana saat ini diprioritaskan sebagai penyedia bibit guna mendukung perluasan areal tanam.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Polres Tanggamus, program ketahanan pangan ini diharapkan mampu melahirkan sentra produksi bawang putih berkualitas tinggi, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional. (Red)

Tinggalkan komentar